Patroli Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Berkolaborasi dengan Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara serta Masyarakat Peduli Api untuk Wujudkan “Lawu Zero Fire”
Karanganyar, 17 Oktober 2025 – Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I berkolaborasi dengan Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Seksi Wilayah II, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) sekitar Gunung Lawu, menjalankan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Gunung Lawu. Upaya nyata Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan di kawasan konservasi Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I di lereng Gunung Lawu semakin diperkuat melalui kegiatan patroli terpadu. Patroli ini merupakan bentuk kolaborasi erat antara pengelola Tahura, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, serta komunitas Masyarakat Peduli Api (MPA) setempat.
Kegiatan ini secara khusus berfokus pada misi “Lawu Zero Fire”, sebuah komitmen untuk meminimalkan dan menghilangkan insiden kebakaran di wilayah Lawu. Patroli gabungan ini dilaksanakan secara intensif, menyasar titik-titik rawan kebakaran hutan. Patroli yang telah berlangsung ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu:
- Tahap I pada tanggal 22–26 September 2025, meliputi empat desa sasaran, yaitu Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso, Desa Blumbang dan Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu, serta Desa Wonorejo Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar.
- Tahap II pada tanggal 13–17 Oktober 2025, meliputi empat desa sasaran, yaitu Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso, Desa Tengklik dan Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu, serta Desa Wonorejo Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar.
Tim patroli ini dibagi menjadi empat kelompok sesuai dengan desa-desa yang ditunjuk tersebut.
Dalam kegiatan ini, tim kolaborasi tidak hanya berfokus pada pemantauan fisik (uji serasah, vegetasi, tanah, dan kelerengan), tetapi juga melakukan edukasi dan sosialisasi langsung kepada masyarakat serta para pendaki untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan kebakaran hutan. Anggota tim dilengkapi dengan peralatan komunikasi dan pemadam api ringan, serta memanfaatkan teknologi pemantauan terkini untuk mendeteksi potensi hotspot sedini mungkin dalam patroli tersebut.
Dengan sinergi yang kuat antara Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Seksi Wilayah II, serta Masyarakat Peduli Api sekitar Gunung Lawu, diharapkan target untuk menjadikan Gunung Lawu sebagai kawasan bebas api dapat terwujud, demi menjaga keanekaragaman hayati dan fungsi ekologis yang penting dari kawasan konservasi ini. Kolaborasi ini juga menjadi wadah silaturahmi untuk mempererat persaudaraan dan kerja sama antar stakeholder.






