PEMBUATAN ANDIL GARAPAN AREAL PERHUTANAN SOSIAL  KTH LEMBU LESTARI

PEMBUATAN ANDIL GARAPAN AREAL PERHUTANAN SOSIAL KTH LEMBU LESTARI

PEMBUATAN ANDIL GARAPAN AREAL PERHUTANAN SOSIAL KTH LEMBU LESTARI

KTH Lembu Lestari terus berkomitmen untuk memenuhi kewajiban setelah memperoleh Izin Pengelolaan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) Nomor SK.1815/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/3/021 tanggal 31 Maret 2021 seluas 94 ha. Setelah pada tanggal 7 s.d 12 Maret 2022 atas fasilitasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan selesai melakukan penandaan batas, tahap berikutnya sesuai dengan Pasal 101 Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 9 Tahun 2021 adalah pembuatan andil garapan. Tujuan pembuatan andil garapan adalah untuk mengetahui lokasi, batas dan luas andil garapan setiap petani anggota kelompok sehingga dapat mengurangi potensi terjadinya konflik tenurial antar anggota kelompok.

Pembuatan andil garapan areal perhutanan sosial KTH yang berada di Desa Lembu Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang ini telah dilaksanakan pada tanggal 9 s.d 12 Agustus 2022. Pembuatan andil dilaksanakan secara partisipatif dimana KTH dan Tim Pembuatan Andil Garapan melakukan secara bersama-sama. Tim terdiri dari Setjen KLHK, Ditjen PSKL, Ditjen PKTL, Pusdiklat SDM KLHK, DLHK Prov. Jawa Tengah, BPSI LHK, BPKH Wil XI dan BPSKL Wil Jawa Bali Nusra.

Pembuatan andil garapan diawali dengan pelaksanaan bimbingan teknis penandaan andil berbasis ponsel (Locus GIS) yang disampaikan oleh Pusdiklat SDM KLHK pada tanggal 9 Agustus 2022 dengan peserta anggota KTH yang akan melaksanakan penandaan andil di lapangan. Kegiatan bimbingan teknis dilaksanakan di Sekretariat KTH Lembu Lestari dengan teori dan praktek simulasi di lapangan.

Sesuai ketentuan, pengukuran lapangan dalam pembuatan andil garapan menggunakan metode dan peralatan sederhana. Pengukuran lapangan telah dilakukan dengan menggunakan ponsel pintar berbasis aplikasi Locus GIS. Untuk penandaan andil di lapangan menggunakan potongan bambu atau kayu yang dipasang pada titik poligon dan diberi nama petani penggarap menggunakan spidol.

Berdasarkan hasil pengukuran dan pemetaan andil garapan yang telah dilakukan, areal perhutanan sosial KTH Lembu Lestari terdapat 377 andil dengan 228 petani penggarap dari Desa Lembu dan Desa Plumutan. Di samping itu, terdapat 9 poligon yang dijadikan sebagai ruang perlindungan, komunal dan tanah GG dengan luas 12,15 hektar. Hasil pengukuran dan pemetaan tersebut telah dicantumkan dalam Berita Acara Pembuatan Andil Garapan KTH Lembu Lestari yang ditandatangani oleh 4 orang perwakilan KTH Lembu Lestari dan diketahui oleh Kepala Desa Lembu dan Kepala Desa Plumutan, pendamping serta Balai PSKL Wilayah Jabalnusra.

Dengan selesainya penataan batas dan pembuatan andil garapan, tuntas sudah kepastian areal perhutanan sosial KTH Lembu Lestari. Kini saatnya menatap masa depan, bekerja keras untuk memanfaatkan sebaik-baiknya pemberian akses kawasan hutan dengan kegiatan produktif  guna mempercepat peningkatan kesejahteraan para anggota dan memperbaiki kondisi hutan yang ada. Selamat! (Sy_PEH Muda).