DLHK Jateng

Sarasehan dan Aksi Tanam Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) Jadi Langkah Awal Penguatan Jejaring Tahun 2026

Magelang, Minggu, 8 Februari 2026, Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) binaan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah IX Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyelenggarakan kegiatan penanaman pohon dan sarasehan yang bertempat di UFO Menoreh, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman. Kegiatan ini mengusung tema “Menghijaukan Bumi Menoreh Ngargoretno” sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung upaya rehabilitasi dan konservasi lingkungan di kawasan perbukitan Menoreh. PKSM merupakan pelaku utama sekaligus tokoh masyarakat yang secara sukarela berperan sebagai penyuluh kehutanan. Dalam pelaksanaannya, PKSM menjadi mitra kerja penyuluh kehutanan PNS untuk mengoptimalkan pendampingan terhadap Kelompok Tani Hutan (KTH), khususnya dalam penguatan kapasitas dan keberlanjutan pengelolaan hutan berbasis masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan PKSM binaan CDK Wilayah IX yang berasal dari Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kabupaten Temanggung. Kegiatan penanaman pohon dilaksanakan sebagai aksi nyata penghijauan, sekaligus menjadi pembuka rangkaian sarasehan yang berlangsung dalam suasana partisipatif dan penuh keakraban. Sarasehan menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain perwakilan PKSM yang telah berhasil mengembangkan praktik konservasi di kawasan Menoreh, Kepala Desa Ngargoretno, serta Dr. Sutanto, DEA dari Tiga Serangkai University (TSU). Dalam forum tersebut, para peserta berbagi pengalaman, tantangan, serta strategi penguatan peran PKSM dalam mendukung program kehutanan dan pelestarian lingkungan.

Sarasehan ini merupakan agenda perdana PKSM lingkup CDK Wilayah IX pada tahun 2026, sekaligus menjadi tindak lanjut dari Sarasehan PKSM yang telah dilaksanakan pada 29 Oktober 2025. Selain sebagai forum konsolidasi dan penguatan jejaring, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar PKSM lintas wilayah. Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan kolaborasi dengan BUMDes Ngargoretno, menunjukkan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga desa dalam mendorong gerakan penghijauan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, PKSM menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai penggerak perubahan menuju kelestarian hutan dan lingkungan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top