DLHK Jateng

DLHK Provinsi Jawa Tengah Dukung Penghijauan dan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pertanian di Kabupaten Banjarnegara

BANJARNEGARA – Upaya penghijauan lingkungan sekaligus pengembangan desa wisata berbasis pertanian dan sumber daya alam terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor di Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Senin (9/2/2026). Kegiatan penanaman bersama ini menjadi langkah awal dalam mendorong terwujudnya kawasan berbasis konservasi yang produktif dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.

Desa Bandingan merupakan wilayah ring 1 kawasan Waduk PB Soedirman yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata religi, edukasi, agro pertanian, peternakan, serta penguatan ketahanan pangan. Lahan milik PT PLN Indonesia Power UBP Mrica di kawasan tersebut direncanakan menjadi pusat kegiatan berbasis konservasi yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pengembangan pariwisata berbasis pedesaan dinilai sejalan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2027, yakni Pariwisata dan Ekonomi Syariah. Selain meningkatkan perekonomian dan kemandirian desa, konsep ini juga efektif memperbaiki kualitas lingkungan, mengurangi kesan kumuh, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan waduk.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya tersebut, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah melalui Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VII memberikan bantuan 400 bibit buah yang ditanam dalam kegiatan ini, terdiri dari 300 bibit alpukat dan 100 bibit durian. Bantuan tersebut berasal dari sub kegiatan pembangunan penghijauan lingkungan di luar kawasan hutan negara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pengembangan kawasan tidak dapat dilakukan secara parsial dan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Dalam pengembangan kawasan ini kita harus berkolaborasi bersama. Mudah-mudahan dua tahun ke depan sudah dapat dilihat hasilnya,” ujarnya.

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Provinsi Jawa Tengah, Ir. Haryanto, menyampaikan bahwa penanaman bersama dalam rangka penghijauan lingkungan dan pengembangan desa wisata religi ini selaras dengan arah pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi syariah berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, instansi vertikal, BUMN, aparat wilayah, akademisi, tokoh agama, organisasi masyarakat, serta masyarakat sekitar dan santri Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin.

Melalui penanaman ini diharapkan rehabilitasi dan konservasi kawasan sekitar Waduk PB Soedirman dapat berjalan berkelanjutan, sekaligus mendorong terwujudnya Desa Bandingan sebagai desa wisata berbasis pertanian dan sumber daya alam yang produktif, edukatif, dan berwawasan lingkungan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top