Berita Baru

FASILITASI PENANDAAN BATAS DAN PEMETAAN AREAL PERHUTANAN SOSIAL KTH LEMBU LESTARI DESA LEMBU, KEC. BANCAK, KAB. SEMARANG

Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan terus dilakukan oleh pemerintah, salah satunya melalui program perhutanan sosial. Program perhutanan sosial berupa pemberian Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) telah memberikan hak akses legal kepada kelompok tani hutan setempat untuk memanfaatkan hutan dalam jangka waktu 35 tahun. Peningkatan akses tersebut menjadikan kelompok tani menjadi pelaku utama dalam meningkatkan kesejahteraannya, keseimbangan lingkungan dan dinamika sosial budaya. Upaya ini diharapkan menjadi langkah awal dalam upaya mengurangi tingkat kemiskinan masyarakat sekitar hutan.

Salah satu kelompok tani hutan yang telah mendapatkan IPHPS adalah KTH Lembu Lestari Desa Lembu, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang. Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.1815/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/3/021 tanggal 31 Maret 2021, KTH Lembu Lestari memperoleh IPHPS seluas 94 ha yang berada di kawasan hutan RPH Nyemoh, BKPH Tempuran, KPH Semarang. Dengan jumlah anggota sebanyak 210 KK, rata-rata anggota kelompok memperoleh lahan seluas 0,45 Ha.

Di samping hak akses yang telah diberikan, kelompok penerima perhutanan sosial juga memiliki kewajiban yang harus dipenuhi dalam memanfaatkan hutan. Sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 7 tahun 2021 Pasal 109, salah satu kewajibannya adalah melakukan penataan batas areal kerja yang harus dilaksanakan paling lambat 2 tahun sejak diterbitkannya izin. Kewajiban tersebut diarahkan untuk menciptakan tata kelola hutan yang baik sehingga menjamin kepastian lokasi PS dan menghindari konflik di masa mendatang.

Dalam memenuhi kewajiban penerima PS, Pemerintah Prov. Jawa Tengah terus berupaya membantu dengan berbagai kegiatan melalui Kelompok Kerja (Pokja) Perhutanan Sosial. Salah satu kegiatan yang telah dilakukan adalah fasilitasi dalam penandaan batas areal PS kepada KTH Lembu Lestari yang dilakukan pada tanggal 27 Januari 2022. Fasilitasi yang diberikan berupa bimbingan teknis pembuatan rencana penandaan batas/trayek batas dan peta kerja serta praktek penandaan batas di lapangan. Fasilitasi ini diharapkan mampu meningkatkan SDM anggota KTH Lembu Lestari dalam pelaksanaan penandaan batas. Kegiatan fasilitasi tidak hanya kepada anggota KTH Lembu Lestari, namun juga melibatkan Pendamping PS dan Penyuluh Kehutanan CDK Wilayah III. Keterlibatan keduanya sangat penting mengingat keduanya yang mendampingi kelompok dalam mengelola areal perhutanan sosial. Pasca fasilitasi, dengan didampingi Pendamping PS dan Penyuluh Kehutanan, KTH Lembu Lestari diharapkan mampu memenuhi kewajiban dalam penandaan batas areal PS sebelum batas waktunya.

Komentar Dinonaktifkan pada FASILITASI PENANDAAN BATAS DAN PEMETAAN AREAL PERHUTANAN SOSIAL KTH LEMBU LESTARI DESA LEMBU, KEC. BANCAK, KAB. SEMARANG